Rabu, 06 Januari 2016

Alasan Game PS2 Lebih Mahal Ketika Dimainkan di PS


http://www.extremetech.com/wp-content/uploads/2013/11/ps4-usb-memory-stick.jpg
Beberapa waktu yang lalu, Sony resmi mengumumkan bahwa ada beberapa judul game lawas dari PlayStation 2 yang dapat dimainkan di konsol PlayStation 4. Kabar ini tentu saja menggembirakan pemain PS4 yang ingin bernostalgia dengan game lawas

Namun, nyatanya kabar tersebut tidak serta merta membuat banyak pemain PS4 merasa senang. Sebab, setelah resmi diperkenalkan, diketahui game lawas tersebut dibanderol dengan harga yang tidak murah yakni US$ 9,99 atau sekitar Rp 136 ribu sampai US$ 14,99 atau sekitar Rp 204 ribu.
Harga tersebut ternyata dirasa masih terlalu mahal oleh sebagaian gamer, terlebih permainan tersebut merupakan game lawas yang rilis beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, untuk menanggapi hal tersebut, Shuhei Yoshida selaku Presiden Sony Computer Entertainment, angkat bicara.
Dalam penuturannya melalui siaran podcast, Yoshida menyebutkan bahwa kehadiran beberapa fitur baru di game tersebut yang menjadikannya dibanderol dengan harga cukup mahal.

"Kami menambahkan fitur Trophies, sebab beberapa orang menginginkan hal tersebut. Jadi kami pun menyediakannya," ujar Yoshida, seperti dikutip dari laman Ubergizmo, Rabu (23/12/2015).

Lebih lanjut, Yoshida juga menjelaskan butuh beberapa waktu bagi staf dan tim QA Sony untuk dapat memastikan segala sesuatu sebelum menghadirkan kembali game tersebut.

"Hal itu cukup menguras waktu dan biaya kami. Jadi, harga tersebut dirasa setimpal dengan semuanya," tambah Yoshida. 
Sony sendiri resmi memperkenalkan sejumlah game lawas PS2 yang dapat dimainkan di konsol PS4 pada awal bulan ini.

Sejauh ini sudah diketahui ada 8 judul game lawas yang dapat dimainkan, seperti War of the Monsters, Rogue Galaxy, The Mark of Kri, Dark Cloud, Grand Theft Auto III, Grand Theft Auto Vice City, Grand Theft Auto San Andreas, dan Twisted Metal Black.

Visual Basic .NET

Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC.

Visual Basic .NET 2002 

Versi pertama dari Visual Basic .NET adalah Visual Basic .NET 2002 yang dirilis pertama kali pada bulan Februari 2002. Visual Basic .NET 2002 merupakan sebuah bahasa pemrograman visual yang berbasis bahasa BASIC (sama seperti halnya Visual Basic 6.0, tetapi lebih disempurnakan dan lebih berorientasi objek), dan didesain untuk berjalan di atas Microsoft .NET Framework versi 1.0.
Versi 7.0 ini dirilis bersamaan dengan Visual C# dan ASP.NET. Bahasa C#, yang dianggap sebagai jawaban terhadap Java, mendapatkan perhatian yang lebih banyak dibandingkan dengan VB.NET yang kurang begitu banyak diulas. Hasilnya, sedikit orang di luar komunitas Visual Basic yang memperhatikan VB.NET. Versi pertama ini kurang mendapat sambutan yang bagus dari para programmer, dan pada saat itu, program berbasis Visual Basic 6.0 sedang marak-maraknya dibuat. Para programmer yang mencoba Visual Basic .NET untuk pertama kali akan merasakan bahwa Visual Basic .NET sangatlah berbeda dibandingkan dengan Visual Basic sebelumnya. Contoh yang paling mudah adalah runtime engine yang lebih besar 10 kali lipat dibandingkan Visual Basic 6.0, dan juga meningkatkan beban di memori.

Visual Basic .NET 2003 

Selanjutnya, pada bulan Maret 2003, Microsoft pun merilis lagi versi yang lebih baru dari Visual Basic .NET, Visual Basic .NET 2003. Versi ini berisi beberapa perbaikan dibandingkan dengan versi sebelumnya, dan aplikasi yang dibuatnya dapat berjalan di atas .NET Framework versi 1.1. Fitur yang ditambahkan adalah dukungan terhadap .NET Compact Framework dan mesin wizard upgrade VB6 ke VB.NET yang telah ditingkatkan. Peningkatan yang lainnya adalah peningkatan pada performa dan keandalan dari Integrated Development Environment (IDE) Visual Basic itu sendiri, dan juga runtime engine.
Visual Basic .NET 2003 tersedia dalam beberapa jenis cita rasa: Professional, Enterprise Architect dan Academic Edition. Khusus untuk Visual Basic .NET 2003 Academic Edition, versi tersebut didistribusikan secara gratis untuk beberapa sekolah di dalam setiap negara; versi Professional dan Enterprise Architect merupakan produk komersial.

 Visual Basic 2005 

Setelah itu, Microsoft pun berkonsentrasi dalam mengembangkan Microsoft .NET Framework 2.0, dan tentunya alat bantu untuk membangun program di atasnya. Hingga pada tahun 2005, mereka pun merilis versi terbaru dari Visual Basic .NET, yang kali ini disebut dengan Visual Basic 2005 (dengan membuang kata ".NET"), bersama-sama dengan beberapa aplikasi pengembangan lainnya.
Untuk rilis 2005 ini, Microsoft menambahkan beberapa fitur baru, di antaranya adalah:

Edit and Continue

Fitur ini sebelumnya terdapat di dalam
Visual Basic, akan tetapi dihapus di dalam Visual Basic .NET. Dengan keberadaan fitur ini, para programmer dapat memodifikasi kode pada saat program dieksekusi dan melanjutkan proses eksekusi dengan kode yang telah dimodifikasi tersebut.
Evaluasi ekspresi pada saat waktu desain
Munculnya Pseudo-Namespace "My", yang menyediakan;

·    Akses yang mudah terhadap beberapa area tertentu dari dalam .NET Framework yang tanpanya membutuhkan kode yang sangat signifikan.

  •  Kelas-kelas yang dibuat secara dinamis (khususnya My.Forms)
  •     Peningkatan yang dilakukan terhadap konverter kode sumber dari Visual Basic ke Visual Basic .NET.
  •  Penggunaan kata kunci (keyword) Using, yang menyederhanakan penggunaan objek-objek yang membutuhkan pola Dispose untuk membebaskan sumber daya yang sudah tidak terpakai.
  • Just My Code, yang menyembunyikan kode reusable yang ditulis oleh alat bantu Integrated Development Environment (IDE) Visual Studio .NET.
  •  Pengikatan sumber data (Data Source binding), yang mampu mempermudah pengembangan aplikasi basis data berbasis klien/server.
  

Fungsi-fungsi yang tersebut di atas (khususnya My) ditujukan untuk memfokuskan Visual Basic .NET sebagai sebuah platform pengembangan aplikasi secara cepat dan "menjauhkannya" dari bahasa C#.
Bahasa Visual Basic 2005 memperkenalkan fitur-fitur baru, yakni:
Bawaan .NET Framework 2.0:

Generics

Partial class, sebuah metode yang dapat digunakan untuk mendefinisikan beberapa bagian dari sebuah kelas di dalam sebuah berkas, lalu menambahkan definisinya di lain waktu; sangat berguna khususnya ketika mengintegrasikan kode pengguna dengan kode yang dibuat secara otomatis.

Nullable Type

Komentar XML yang dapat diproses dengan menggunakan beberapa alat bantu seperti NDoc untuk membuat dokumentasi secara otomatis.

Operator overloading

Dukungan terhadap tipe data bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) yang umumnya digunakan di dalam bahasa lainnya.

 Visual Basic 9.0 

Versi ini merupakan versi terbaru yang dirilis oleh Microsoft pada tanggal 19 November 2007, bersamaan dengan dirilisnya Microsoft Visual C# 2008, Microsoft Visual C++ 2008, dan Microsoft .NET Framework 3.5.
Dalam versi ini, Microsoft menambahkan banyak fitur baru, termasuk di antaranya adalah:
Operator If sekarang merupakan operator ternary (membutuhkan tiga operand), dengan sintaksis If (boolean, nilai, nilai). Ini dimaksudkan untuk mengganti fungsi IIF.
Dukungan anonymous types
Dukungan terhadap Language Integrated Query (LINQ)
Dukungan terhadap ekspresi Lambda
Dukungan terhadap literal XML
Dukungan terhadap inferensi tipe data.
dukungan terhadap 'LINQ'


PENGERTIAN .NET ( Network/Networking)

Singkatan dari Network/Networking dan artinya Jaringan. Ekstensi domain ini diperuntukkan untuk nama-nama yang berhubungan dengan jaringan, perusahaan komputer, IT dan layanan-layanan internet sejenisnya. Akan tetapi umumnya penggunaan domain ini juga biasa digunakan untuk apa saja seperti domain dot com, hal itu karena tidak ada persyaratan khusus saat pendaftarannya.


FUNGSI Console.Write();
Digunakan untuk menampilkan data/informasi dilayar.

FUNGSI Console.Readline();
Digunakan untuk meminta nilai yang dimasukan oleh user (inputan dari keyboar), dimana setiap inputan harus disimpan pada sebuah variabel.