Rabu, 05 Agustus 2015

PENGERTIAN DDL,DML, SQL

DDL atau Data Definition Language adalah kumpulan perintah SQL yang dapat digunakan untuk membuat dan mengubah struktur dan definisi tipe data dari objek-objek database seperti tabel, index, trigger, view, dan lain-lain.
DML atau Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah SQL yang berhubungan dengan pekerjaan mengolah data di dalam table.
Contoh perintah DDL :
Membuat tabel
CREATE TABLE
Digunakan untuk membuat tabel. Syntax umumnya sebagai berikut :
CREATE TABLE [schema, ] table
( column datatype [DEFAULT expr][,...]);
Menghapus tabel

DROP TABLE
Digunakan untuk melakukan penghapusan tabel. Melakukan penghapusan table dengan perintah DROP, berarti mengerjakan hal berikut :
Semua data dan struktur dari table akan dihapus Semua transaksi pending akan di-commit Semua indeks akan dihapus Perintah drop ini tidak bisa di-rollback Sebagai contoh, jika kita ingin menghapus tabel dept, maka yang harus dilakukan adalah :
DROP TABLE dept; 

Menambah /menghapus kolom
Statemen ALTER TABLE digunakan untuk :

~ Menambahkan kolom baru 
Untuk menambah kolom baru, syntax umumnya sebagai berikut :
ALTER TABLE table
ADD         (column datatype [DEFAULT expr]
 [, column datatype]...);


View adalah tabel bayangan. Tidak menyimpan data secara fisik. Biasanya berupa hasil query dari tabel-tabel dalam sebuah database. Syntax untuk melakuakn VIEW adalah :

CREATE VIEW <namaTabel> AS
 <SQLQuery>
Trigger adalah sebuah obyek dalam database yang berupa prosedur yang merespon setiap kali terdapat proses modifikasi pada tabel. Proses modifikasi berupa: Insert, Update dan delete. Syntax pembuatan Trigger:


CREATE TRIGGER <namaTrigger> ON TABLE <namaTabel>
FOR [DELETE] [,] [INSERT] [,] [UPDATE]
AS <perintahSQL>




Contoh perintah DML :
Penambahan data pada sebuah tabel
Syntax:
INSERT INTO nama_tabel(field ke-1, ….. field ke-n)
VALUES(nilai_field_ke-1, …. nilai_field_ke-n);
Pembaruan data  pada sebuah tabel
Syntax:
UPDATE nama_tabel
SET nama_field = data_baru
WHERE nama_field = data_lama; 
Penghapusan data pada sebuah tabel
Syntax:
DELETE FROM nama_tabel
[ WHERE kondisi];

Pemilihan data dari satu atau beberapa tabel
Syntax :
SELECT [DISTINCT] select_list
FROM table_source
[WHERE search_condition]
[GROUP BY group_by_expression]
[HAVING search_condition]
[ORDER BY order_expression [ASC | DESC] ]

Pengertian SQL
Structure Query Language (SQL) merupakan bahasa standar yang ditetapkan oleh Americ National Standars Institute (ANSI) untuk mengakses dan memanipulasi data pada Database Relational.Karena sifatnya standar maka setiap software RDMS harus menerapkan bahasa SQL dengan diperbolehkan untuk mengembangkan atau menyertakan perintah-perintah yang non standar.

B. Beberapa Fungsinya Perintah SQL

1. Query
Perintah yang digunakan untuk menampilkan data dari database,. perintah yang digunakan adalah SELECT.

2. DML (Data Manipulation Language)
Perintah yang digunakan untuk manipulasi data seperti menambah, mengedit, menghapus data. Perintah yang digunakan INSERT, DELETE, UPDATE, MERGE

3. DDL (Data Definition Language)
Perintah yang digunakan untuk mendefiniskan struktur Objek database seperti membuat tabel, mengubah struktur tabel, menghapus tabel. Perintah yang digunakan CREATE, ALTER, DROPTRUNCATE, RENAME

4. DCL (Data Control Language)
Perintah yang digunakan untuk mengatur perijinan akses terhadap database. Perintah yang digunakan GRANTREVOKE

5. TCL (Transaction Control Language)
Perintah yang digunakan untuk menentukan suatu transaksi diterapkan secara permanen atau dibatalkan. Perintah yang digunakan COMMIT, ROLLBACK, SAVEPOINT.

C. Aturan Penulisan Perintah SQL
Perintah dapat ditulis dalam huruf besar maupun kecil.
Setiap perintah diakhiri dengan tanda titik koma “ ; “
Perintah dapat ditulis satu atau beberapa baris untuk memberikan komentar pada perintah SQL. Gunakan tanda minus “ - - “ untuk  komentar 1 baris, atau di antara tanda “ \* “ dan “ *\ “ untuk komentar beberapa baris.
D. Perintah Dasar SQL dengan Fungsinya


1. Perintah SELECT

Berfungsi untuk menampilkan data dari tabel, sintak dasarnya seperti berikut :
SELECT namakolom, namakolom,… FROM namatabel WHERE kriteria;
Contoh :
SELECT nis,nama,kelas FROM siswa;
SELECT * FROM siswa;
SELECT nis,nama,kelas FROM siswa WHERE kelas = ‘3C’;
SELECT * FROM siswa WHERE nama like ‘AN%’ ORDER BY nama ASC;
Keterangan :
Perintah WHERE merupakan Optional tidak harus disertakan seperti SELECT dan FROM.
Contoh ‘a’ menampilkan semua informasi nis,nama,kelas dari data siswa.
Contoh ‘b’ menampilkan semua data siswa.
Contoh ‘c’ menampilkan semua informasi nis,nama,kelas dari data siswa kelas 3C.
Contoh ‘d’ menampilkan semua data siswa yang namanya diawali dengan “AN” dan diurutkan berdasarkan nama secara Ascending.
2. Perintah INSERT

Berfungsi untuk menambah informasi/data baru kedalam tabel. Sintak dasarnya seperti berikut :  
INSERT INTO namatabel (kolom) VALUES (value); Contoh :
INSERT INTO siswa (nis,nama,kelas) VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’); atau
INSERT INTO siswa VALUES (‘103099981’,’AIDA AGUSTINA’,’3C’);
3. Perintah DELETE

 Berfungsi untuk menghapus informasi/data pada tabel. Sintaknya sebagai berikut :
 DELETE FROM namatabel WHERE keriteria;
Contoh : DELETE FROM siswa WHERE nama = ‘AIDA AGUSTINA’;
Keterangan : Menghapus data siswa yang memiliki nama “AIDA AGUSTINA”
4. Perintah UPDATE

 Berfungsi untuk memperbaiki informasi/data pada tabel. Sintaknya sebagai berikut:
 UPDATE namatabel SET namakolom=value WHERE keriteria;
Contoh : UPDATE siswa SET nama=’HERDI’ WHERE nis=’10309965’;
Keterangan : Mengganti nama menjadi “HERDI” untuk siswa yang mempunyaI nis “10309965”

E. Perintah SQL Lainnya

1. Membuat Database, yaitu : CREATE DATABASE namadatabase;
Contoh : create database sekolah;
Keterangan : Membuat dabase baru dengan nama sekolah
2. Menghapus Database, yaitu : DROP DATABASE namadatabase;
Contoh : drop database sekolah;
Keterangan : Menghapus database sekolah
3. Membuat Tabel, yaitu : CREATE TABLE namatabel (namakolom typekolom(size), namakolom typekolom(size),…);
Contoh : create table siswa (nis varchar(15), nama varchar(35), kelas int(3));
Keterangan : Membuat tabel baru dengan nama siswa yang terdiri dari 3 fields/kolom. Kolom nis bertype string, kolom nama bertype string dan kelas bertype integer.
4. Mengapus Tabel, yaitu : DROP TABLE namatabel;
Contoh : drop table siswa;
Keterangan : Menghapus tabel siswa
5. Mengganti Nama Tabel, yaitu : RENAME namtabelyangdiganti TO namatabelbaru;
Contoh : rename siswa to mahasiswa;
Keterangan : Mengubah tabel siswa menjadi mahasiswa
6. Menambah Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel ADD namakolom typekolom(size);
Contoh : alter table siswa add alamat varchar(50);
Keterangan : Menambahkan kolom baru dengan nama alamat bertype string panjang 50 karakter.
7. Mengganti Nama Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel CHANGE nama kolom yang           diganti namakolombaru typekolom(size);
Contoh : alter table siswa change alamat alamat_rumah varchar(50);
Keterangan : Mengubah kolom alamat menjadi alamat_rumah bertype string dengan panjang 50 karakter.
8. Menghapus Kolom/Field, yaitu : ALTER TABLE namatabel DROP namakolom;
Contoh : alter table siswa drop alamat_rumah;
Keterangan : Menghapus Kolom alamat_rumah dari tabel siswa.

0 komentar:

Posting Komentar