Pengertian Package
Package adalah sarana/cara pengelompokkan dan pengorganisasian
kelas-kelas dan interface yang sekelompok menjadi suatu unit tunggal dalam
library.Package juga mempengaruhi mekanisme hak akses ke kelas-kelas di
dalamnya.
Fungsi Package
mengelompokkan file kelas yang terkait (karena jenisnya, fungsinya atau
karena alasan lainnya) pada direktori yang sama, dimana di dalam setiap
kelasnya terdapar directive (statement java dalam code yang digunakan untuk
membuat kelas) package yang mengacu pada direktori tersebut.
Pengaruh Package terhadap Method main()
Kelas yang mengandung method main() memilki syarat tidak berada dalam suatu
package, dan hirarki posisi foldernya di atas package yang diimport.
Membuat Package
Ada tiga langkah untuk membuat package :
1.
Mendeklarasikan dan memberi nama package.
2.
Membuat struktur dan nama direktori yang sesuai dengan struktur dan nama
package.
3.
Mengkompilasi kelas-kelas sesuai dengan packagenya masing-masing.
Mendeklarasikan dan Memberi Nama Package
Deklarasi package harus diletakkan pada bagian paling awal (sebelum
deklarasi import) dari source code setiap kelas yang dibungkus package
tersebut.
Bentuk umum deklarasi package :
Deklarasi package harus diletakkan pada bagian
paling awal (sebelum deklarasi import) darisource code setiap kelas yang
dibungkus package tersebut.
Bentuk umum deklarasi package :
package namaPackage;
Deklarasi tersebut akan memberitahukan
kompilator, ke library manakah suatu kelas dikompilasi dan dirujuk.
Contoh:
Package ContohPKg;
Dimana java menggunakan sistem direktori untuk menyimpan paket yang
dibuat. Sebagai contoh apabila kita membuat paket dengan nama ContohPkg , maka
kita harus memiliki sebuah direktori bernama ContohPkg di dalam tempat kita
membuat kode program utama. Dan nama paket dan nama direktori harus benar benar
sama penulisan hurufnya.
Syarat nama package :
· Diawali huruf kecil
· Menggambarkan
kelas-kelas yang dibungkusnya
· Harus unik (berbeda
dengan nama package standard)
· Merepresentasikan path
dari package tersebut.
· Harus sama dengan nama
direktorinya.
Contoh package standard :
1.
java.lang (berisi
kelas-kelas fundamental yang sering digunakan).
2.
java.awt dan javax.swing (berisi
kelas-kelas untuk membangun aplikasi GUI)
3.
java.io (berisi kelas-kelas untuk proses input
output)
Membuat Struktur Direktori
Pada langkah ini, buatlah direktori menggunakan file manager (di windows
menggunakan explorer) sesuai struktur package dari langkah sebelumnya.
Kemudian tempatkan kelas-kelas tersebut ke direktori yang bersesuaian
(mirip seperti menyimpan file-file ke dalam folder).
Package dapat bersarang di package lain, sehingga dapat dibuat hirarki
package.
Bentuk umum pernyataan package multilevel/package di dalam package :
package namaPackage1[.namaPackage2[.namaPackage3]];
Contoh hirarki package di JDK :
package java.swing.event ;
File kode .java dan
file .class dari paket tersebut harus disimpan di dalam direktori
java/swing/event (dalam sistem operasi windows maupun Unix/Linux) paket yg
dibuat tidak dapat diubah tanpa mengubah nama directorinya.
Compile dan Run Kelas dari suatu Package
Selanjutnya masing-masing kelas tersebut dalam package tersebut dikompilasi
menjadi byte code (*.class). Artinya package tersebut siap digunakan.
Menggunakan Package
Ada dua cara menggunakan suatu package yaitu :
Kelas yang menggunakan berada dalam direktori (package) yang sama dengan
kelas-kelas yang digunakan. Maka tidak diperlukan import.
Kelas yang menggunakan berada dalam direktori (package) yang berbeda dengan
kelas-kelas yang digunakan. Maka pada awal source code di kelas pengguna harus
mencantumkan :
import namaPackage.NamaKelas; atau import namaPackage.*;
Contoh :
import java.text.DecimalFormat;
import javax.swing.*;
0 komentar:
Posting Komentar